Waspada Cuaca Ekstrem

TASIKMALAYA, duaempat.com – Hujan lebat dengan angin kencang kembali melanda wilayah Tasikmalaya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca yang belakangan sering berubah secara tiba-tiba.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Hanafi, mengatakan perubahan cuaca yang tidak menentu berpotensi memicu berbagai bencana, mulai dari genangan air, luapan sungai hingga tanah longsor.

Menurutnya, warga yang tinggal di wilayah rawan bencana perlu lebih siaga, terutama masyarakat yang bermukim di bantaran sungai.

“Warga yang tinggal di dekat sungai harus lebih waspada terhadap kemungkinan genangan maupun luapan air ketika hujan turun dengan intensitas tinggi,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).

Ia menambahkan, wilayah dengan kondisi tanah yang labil juga perlu mewaspadai potensi tanah longsor jika curah hujan meningkat.

Selain itu, di kawasan perkotaan masyarakat juga diminta memperhatikan potensi pohon tumbang saat cuaca ekstrem.

“Kalau ada pohon yang terlihat sudah tua atau rawan tumbang, sebaiknya segera dilaporkan ke pemerintah lingkungan atau dinas terkait agar bisa segera ditangani,” katanya.

Hanafi juga mengingatkan masyarakat agar tidak sepenuhnya bergantung pada prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Prediksi cuaca memang ada, tapi kondisi di lapangan kadang bisa berubah mendadak. Karena itu masyarakat tetap harus meningkatkan kewaspadaan,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan warga yang tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak agar lebih berhati-hati. Jika bangunan dinilai sudah tidak aman, warga disarankan sementara waktu mengungsi ke rumah tetangga atau kerabat.

Pihaknya juga menyebutkan, dalam beberapa waktu terakhir ada bencana rumah roboh padahal pada saat itu cuaca cerah, tanpa ada angin maupun hujan.

“Kalau rumahnya memang sudah tidak layak, sebaiknya sementara mengungsi dulu. Kita tidak ingin ada kejadian rumah roboh yang membahayakan penghuninya,” pungkasnya.

Ia berharap kewaspadaan masyarakat dapat meminimalkan risiko bencana serta mencegah terjadinya korban saat cuaca ekstrem terjadi. (Fuji) ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *